Puskesmas
Kendit
|
SOP
PEMERIKSAAN
DENYUT JANTUNG JANIN
|
|||
PROTAP
RAWAT
JALAN
|
No
Dokumen
|
|||
No.
Dokumen
09
|
No
Revisi
.................
|
Halaman
1/1
|
||
Tanggal
Terbit
01
Januari 2014
|
Disetujui
oleh,
Kepala
UPTD
Puskesmas Kendit
Drg.
DINA FITRYA, M.Kes
Nip.
19731026 200501 2 006
|
|||
Pengertian
|
Tata cara
melakukan pemeriksaan denyut jantung janin
|
|||
Tujuan
|
Sebagai
acuan untuk melakukan pemeriksaan denyut jantung janin
|
|||
Kebijakan
|
-
|
|||
Prosedur
|
1.
Pemeriksaan alat
1.1.
Alat : Doppler
1.2.
Bahan : Jelly
2.
Instruksi kerja
2.1.
Baringkan ibu hamil dengan posisi
terlentang
2.2.
Beri jelly pada Doppler / lineac yang
akan digunakan
2.3.
Tempelkan Doppler pada perut ibu hamil
di daerah punggung janin
2.4.
Hitung detak jantung janin :
2.5.
Dengar detak jantung janin selama 1
menit, normal detak jantung janin 120-140 / menit
2.6.
Beri penjelasan pada pasien hasil
pemeriksaan detak jantung janin
2.7.
Jika pada pemeriksaan detak jantung
janin tidak terdengar ataupun tidak ada pergerakan bayi, maka pasien diberi
penjelasan dan pasien dirujuk ke rumah sakit
2.8.
Pasien dipersilahkan bangun
2.9.
Catat hasil pemeriksaan jantung janin
pada buku kartu ibu dan buku KIA pipa gelas naik
|
|||
Unit terkait
|
KIA
|
|||
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.
Tuesday, July 7, 2015
SOP Pemeriksaan Denyut Jantung Janin
Monday, July 6, 2015
SOP Pemberian Zat Besi Pada Ibu Hamil
Puskesmas
Kendit
|
SOP
PEMBERIAN
ZAT BESI PADA IBU HAMIL
|
|||
PROTAP
RAWAT
JALAN
|
No.
Dokumen
08
|
No
Revisi
.................
|
Halaman
1/2
|
|
Tanggal
Terbit
01
Januari 2014
|
Disetujui
oleh,
Kepala
UPTD
Puskesmas Kendit
drg.
DINA FITRYA, M.Kes
Nip.
19731026 200501 2 006
|
|||
Pengertian
|
Tata cara
melakukan pemberian tablet zat besi pada ibu hamil yang diberikan pada pasien
anemis dan ibu hamil 28 minggu
|
|||
Tujuan
|
sebagai
acuan dalam melakukan pemberian tablet zat besi pada ibu hamil dan anemia
pada kehamilan untuk mengatasi anemia sebelum persalinan berlangsung
|
|||
Kebijakan
|
-
|
|||
Prosedur
|
Persiapan
alat
1. Buku
tulis
2. Form
pemeriksaan laboratorium
Bahan : zat
besi
Prosedur :
|
|||
Unit terkait
|
KIA
|
|||
SOP Pemasangan AKDR
Puskesmas
Kendit
|
SOP
PEMASANGAN
AKDR
|
|||
PROTAP
RAWAT
JALAN
|
No
Dokumen
|
|||
No.
Dokumen
07
|
No
Revisi
.................
|
Halaman
1/2
|
||
Tanggal
Terbit
01
Januari 2014
|
Disetujui
oleh,
Kepala
UPTD
Puskesmas Kendit
drg.
DINA FITRYA, M.Kes
Nip.
19731026 200501 2 006
|
|||
Pengertian
|
Prosedur
pemasangan AKDR merupakan teknik pemasangan alat kontrasepsi dalam rahim
(AKDR)
|
|||
Tujuan
|
Sebagai
acuan untuk melakukan tindakan pemasangan AKDR
|
|||
Kebijakan
|
Sebagai
acuan untuk pemasangan AKDR
|
|||
Prosedur
|
1)
Jelaskan pada pasien prosedur yang akan
dilakukan
2)
Siapkan lingkungan yang mendukung
pelaksanaan tindakan, aturr penerangan yang cukup, jaga privasi klien
1)
Bivalve speculum (kecil, sedang, atau
besar)
2)
Bengkok
3)
IUD steril
4)
Forsep / korentang
5)
Mangkok untuk larutan antiseptik
6)
Kain kasa atau kapas
7)
Bak instrumen
8)
Sarung tangan steril 2 pasang
9)
Tampon tang
10)
Tenakulum
11)
Sonde uterus
12)
Sumber cahaya yang cukup untuk menerangi
serviks
1)
Jelasakan kepada klien apa yang
dilakukan dan mempersilahkan klien mengajukan pertanyaan sampaikan pada klien
kemungkinan akan merasa sedikit sakit pada beberapa langkah waktu pemasangan
dan nanti akan diberitahu bila sampai pada langkah-langkah tersebut. Pastikan
klien telah mengosongkan kending kencingnya
|
|||
2) Periksa
genitalia eksternal, lakukan pemeriksaan spekulum, lakukan pemeriksaan
panggul
3) Lakukan
pemeriksaan mikroskopik bila tersedia dan ada indikasi
4) Masukka
lengan AKDR copper T 380 A di dalam kemasan sterilnya
5) Masukkan
spekulum, dan usap vagina dan serviks dengan larutan antiseptik. Gunakan
tenakulum untuk menjepit serviks
6) Masukkan
sonde uterus
7) Pasang
AKDR Copper T 380 A. Pemasangan AKDR Copper T 380 A
i.
Tarik
tenakulum (yang masih menjepit serviks setelah melakukan metode uterus)
sehingga kavum uteri, kanalis servikalis dan vagina berada dalam satu garis
lurus, masukkan dengan pelan-pelan dan hati-hati tabung inserter yang sudah
berisi AKDR ke dalam kanalis servikalis dengan mempertahankan posisi kevum
uteri, dorong tabung inserter sampai leher biru menyentuh serviks atau sampai
terasa ada tahanan dari fundus uteri, pastikan leher biru tetap dalam posisi
horizontal
ii.
Pegang
serta tahan tenakulum dan pendorong dengan satu tangan, sedang tangan lain
menarik tabung inserter sampai pangkal pendorong
iii.
Keluarkan
pendorong dengan tetap memegang dan menahan tabung inserter, setelah
pendorong keluar dari tabung inserter, dorong kembali tabung inserter dengan
pelan dan hati-hati sampai terasa ada tahanan fundus.
|
||||
Unit terkait
|
KIA
|
|||
SOP Menyusui Yang Baik
Puskesmas
Kendit
|
SOP
MENYUSUI
YANG BAIK
|
|||
PROTAP
RAWAT
JALAN
|
No
Dokumen
|
|||
Tanggal
Terbit
06
|
No
Revisi
..........
|
Halaman
1/1
|
||
Tanggal
Terbit
01 Januari
2014
|
Disetujui
oleh,
Kepala
UPTD
Puskesmas Kendit
drg.
DINA FITRYA, M.Kes
Nip.
19731026 200501 2 006
|
|||
Pengertian
|
Membimbing
ibu melakukan cara menyusui yang baik
|
|||
Tujuan
|
Sebagai
acuan dalam membimbing ibu melakukan cara menyusui yang baik
|
|||
Kebijakan
|
Sebagai acuan dalam
membimbing ibu melakukan cara menyusui yang baik
|
|||
Prosedur
|
Intruksi
Kerja
1. Beritahu
ibu untuk cuci tangan dulu
2. Keluarkan
ASI sedikit lalu oleskan pada puting susu dan areola sekitarnya
3. Ibu
duduk dengan santai menggunakan kursi yang rendah
4. Punggung
bersandar dengan santai pada kursi
5. Pegang
bayi dengan satu lengan , kepala bayi terletak pada lengkung siku ibu dan
bokong bayi terletak pada lengan ibu. Kepala bayi tidak boleh terngadah dan
bokong bayi ditahan dengan telapak tangan ibu
6. Satu
tangan bayi pada arah tangan ibusebaiknya diletakkan dibelakang badan ibu
7. Perut
bayi menempel pada badan ibu, kepala bayi menghadap payudara ibu
8. Telinga
dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus
9. Ibu
menatap bayi dengan kasih sayang
10. Ibu memegang payudara
dengan ibu jari diatas payudara dan jari lain menopang dibawah payudara,
jangan menekan puting susu / areolanya saja
11. Bayi diberi
rangsangan untuk membuka mulut dengan cara menyentuh pipi / sisi mulut bayi
dengan puting susu
12. Setelah bayi membuka
mulut dengan cepat punggung bayi didekatkan kepayudara ibu dengan puting susu
dan areola dimasukkan kedalam mulut bayi
13. Usahakan
sebagian besar areola masuk kedalam mulut bayi sehingga puting berada
dilangit dan lidah bayi akan menekan ASI keluar
14. Sebaiknya
bayi menyusu pada satu payudara sampai payudara terasa kosong.
15. Lanjutkan
dengan menyusui pada payudara yang satu lagi.
16. Cara
melepaskan isapan bayi
a. Masukkan
jari kelingking ibu kemulut bayi melalui sudut mulutnya.
b. Tekan
dagu bayi kebawah
17. Setelah
selesai menyusui, keluarkan ASI sedikit dan oleskan pada putting susu serta
areola sekitarnya dan biarkan erring sendiri
18. Jangan
lupa menyendawakan setelah menyusui dengan cara.
a. Bayi
di gendong tegak dengan bersandar pada bahu ibu dan tepuk punggungnya
berlahan.
b. Bayi
tidur terlungkup dipangkuan ibu dan tepuk punggungnya berlahan.
|
|||
Unit terkait
|
KIA
|
|||
SOP Menerima Pasien Baru
Puskesmas
Kendit
|
PROTAB
MENERIMA
PASIEN BARU
|
|||
No
Dokumen
05
|
No
Revisi
...
|
Halaman
1/1
|
||
PROTAP
RAWAT JALAN
|
Tanggal Terbit
01 Januari 2014
|
Disetujui oleh,
Kepala UPTD
Puskesmas Kendit
drg. DINA FITRYA,M.Kes
19731026 200501 2 006
|
||
Pengertian
|
Menerima
pasien Puskesmas untuk dirawat sesuai yang berlaku dirawat inap
|
|||
Tujuan
|
-
Sebagai acuan dalam protap
perwatan dasar langsung
|
|||
Kebijakan
|
-
Ada petugas yang terampil
|
|||
Prosedur
|
Persiapan
:
-
Pasien dan keluarganya
diterima dengan ramah.
-
Lihat kondisi pasien (bisa
berdiri, duduk atau berbaring)
-
Selanjutnya lakukan
pengkajian data melalui anamnese dan pemeriksaan fisik.
-
Laporan pasien pada
penanggung jawab ruangan.
-
Pasien dan keluarga diberi
penjelasan tentang tata tertib yang berlaku di Puskesmas serta orientasi
keadaan ruangan/fasilitas yang ada.
-
Mencatat data dari hasil
pengkajian pada catatan medik dan catatan perawatan pasien.
-
Memberitahukan prosedur perawatan/tindakan
yang segera dilakukan.
|
|||
Unit
terkait
|
KIA,
UGD
|
|||














